Anak Sekolahan kok Jadi Korban sih?
Pemprov DKI Jakarta senin kemarin, 5 Januari 2009, mulai menerapkan aturan pemberlakuan masuk jam sekolah 06.30 WIB. Aturan ini membuat siswa yang bersekolah di Jakarta harus masuk 30 menit lebih awal, yang biasanya mereka masuk sekolah pukul 07.00 WIB.
![]() |
| From Jalan-Jalan |
Alasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan aturan ini karena untuk mengurangi kemacetan di ruas jalan-jalan ibukota pada jam masuk kantor yang memang sudah parah sekali, dan masuk kategori macet banget. Tapi kok sepertinya tidak ada pengaruhnya ya. Memang baru dua hari aturan ini efektif berjalan. Selama dua hari ini jalanan di Jakarta yang biasa macet tetap macet. Mau kearah Ratu Plaza butuh 2 jam lebih dari Cibubur. Padahal itu lewat jalan tol lho, jalan yang berbayar dan seharusnya bebas hambatan itu tuh. Beda sekali dengan kondisi jalan tol Cipularang-Bandung di pagi hari. Kejauhan tidak ya membandingkannya?
| From Jalan-Jalan |
Sepertinya untuk mengatasi kemacetan ini pemerintah sengaja menjadikan anak sekolahan korban. Dengan tidak menyentuh akar permasalahan penyebab kemacetan itu sendiri. Semestinya Pemerintah menertibkan dan membatasi penjualan kendaraan di Ibukota dengan sebelumnya memperbaiki sarana transportasi massal. Bukan menjadikan siswa sekolahan korban atas masalah yang mereka tidak buat. Suka aneh ya pemerintahan negeri ini, mengatasi masalah tanpa memberesi akar permasalahan yang sudah jelas didepan mata, dan membuat masalah baru untuk mengatasi masalah tersebut. Bingung kan?sama.
Artikel Yang Mungkin Berkaitan :D
Comments
22 Comments on Anak Sekolahan kok Jadi Korban sih?
-
theKRY on
Tue, 6th Jan 2009 17:49
-
geblek on
Tue, 6th Jan 2009 19:10
-
dikma on
Tue, 6th Jan 2009 20:29
-
Asmirandah Cantik Sekali on
Tue, 6th Jan 2009 22:02
-
jimmy on
Tue, 6th Jan 2009 22:14
-
heddy on
Wed, 7th Jan 2009 00:16
-
Ardy Pratama on
Wed, 7th Jan 2009 00:41
-
Mahendra on
Wed, 7th Jan 2009 01:28
-
zoel on
Wed, 7th Jan 2009 08:11
-
Edi Psw on
Wed, 7th Jan 2009 08:14
-
tyan on
Wed, 7th Jan 2009 08:33
-
sapimoto on
Wed, 7th Jan 2009 09:33
-
etikush on
Wed, 7th Jan 2009 09:36
-
fajarseraya on
Wed, 7th Jan 2009 10:01
-
hilal achmad on
Wed, 7th Jan 2009 14:13
-
Internet Marketing Indonesia on
Wed, 7th Jan 2009 15:37
-
kyai slamet on
Wed, 7th Jan 2009 23:19
-
audy on
Thu, 8th Jan 2009 07:28
-
adinata on
Thu, 8th Jan 2009 07:43
-
wahyu on
Thu, 8th Jan 2009 11:59
-
Diah on
Fri, 9th Jan 2009 17:07
-
alifahru on
Sat, 10th Jan 2009 06:27
Namanya juga Indonesia. Menyelesaikan dengan cara menambah masalah.
Rantai ekonomi dan kebijakan yang membingungkan memang. Ingin bebas macet jalan dibuka, setelah dibuka mobil diperbanyak, setelah diperbanyak, siswa yang dikorbankan. Mudah2 kelak ada solusi yang benar2 solusi.
hemmm buang kelaut aja mobil2 yg udah lama
sperti kasus pembuangan becak ke laut jaman dulu itu
Mas, dimana-mana nasib orang kecil seperti itu .. !
Nasib
salut buat pemprv jakarta udah ngebuat solusi bagi kemacetan. lebih bagus lagi jika dicari akar utama dari permasalahan kemacetan. jangan terburu2 ngasi ’sekedar solusi’ .
ternyata setelah di selikidiki, akar utama dari \kemacetan adalah adanya kendaraan bermotor. sehingga penyelesaian paling utama adalah hilangkan kendaraan bermotor dari jakarta tanpa sarat. hehe.
kasian itu anak2 harus bangun pagi2 sekali, kasian juga orang tuanya ya.. kenapa gak jam masuk kantor aja yang dimajukan?
mantab sangad di sana anak sekolah jam segitu..ya ampunnn.. banyak yang pada ngelindur tuh di kelas pastinya…
yg slah ya pemprovnya gak bsia ngtasin kmcetan yg smkin mnjadi di ibukota, bkannya malah mnjdikan anak skolah sbgai korban… alasn yg djlaskan pun cndrung dbuat2..
sya tdi sore nnton public corner di metro tv, mnrt slah satu nrsumber dari pemprov DKI hal itu sngja dbuat agar anak2 gak trllu sring nnton tlevisi yg acrax gak beres pad jam2 8-9 malam. Ya kayak dia gak pham aja, brpa bnyk ortu yg bner2 tgas ma anaknya sih? Ortu jga syang ma anaknya, gak mngkin mmksa anak tdur jam 8 atw 9 mlam klo emng blom ngntuk…
Tidak mengherankan… Selalu saja Pemerintah, entah pusat maupun daerah tidak pernah mampu menyelesaikan masalah secara radikal.
Pemerintah hanya mampu menanggulangi masalah secara symptomatis, tidak secara causal.
Ibarat orang sakit kepala cuma diberi aspirin tanpa pernah mencoba mencari tahu apa yang menjadi penyebab sakit kepala. Sakit kepala hanyalah symptom -gejala- akan adanya penyakit, tapi bukan penyakitnya itu sendiri.
Bisa saja sakit kepala tersebut disebabkan oleh tekanan darah tinggi, penyempitan pembuluh darah otak, kanker otak ataupun bisa saja gegar otak, Yang tentunya memerlukan therapy yang berbeda-beda bukan digebyah uyah -pukul rata- semuanya diobati dengan aspirin lantas otomatis sembuh.
Itu sebabnya persoalan negeri ini tidak perbah beres dan semakin carut marut dari waktu ke waktu…
Bukan begitu Bro?
yach roda kehidupan
Untung di Surabaya tidak diberlakukan seperti itu.
takut anggaran negara jadi korban… kalo dibatasi penjualan kendaraan nanti devisa berkurang dunk… he..
kasihan juga liat ade Q brgkt pagi” bgt… hik…
salam kenal, om…. makasih salam hangatnya langsung diterima… mumpung masih hangat…
Pemerintah kok seringnya jadi kambing hitam… ![]()
Mudah-mudahan dari staff pemerintahan ada yang membaca tulisan Boss Soerdjak dan akan membatasi jumlah kendaraan yang beredar di Jakarta. Tapi nantinya jika tiba-tiba ada orang yang lagi punya duit dan butuh mobil pribadi dan tidak bisa beli mobil, protesnya kemana?
Jadi kayak lingkaran setan ya, Boss?
tau nih!!!
gimana sih………..!!
kasian kan anak-anak jadi korban…
harusnya tuh para pegawai aja yang masuk jam setengah tujuh…
mungkin bayar tambah rajin siswanya
ya ya ya, kalau sudah disorganized dan amburadul begini repot banget deeehhhhhhh
Bos ikut ke undangan ku ya…. ![]()
http://www.m4s73r.com/sedang-dalam-maintenance
aku tunggu loch
kenapa sekalian gak masuk jam 3 saja… bebas macet……
emang aneh ya AHLI-nya itu….
ya gitu d…harusnya dari dulu2 masalah angkutan massal yang bagus, bersih, aman, tepat waktu tu ada…biar orang2 kantor kalo ke kantor lebih seneng naik public transportation daripada mobil pribadi…otomatis kemacetan berkurang banyaaaaaak…
untung saya dah gak sekolah lagi, tapi kalo sekolahnya pagi - pagi bukannya malah masih fresh ???
Kalo pagi² dah berangkat, yang nganter juga ikut berangkat. Padahal yang nganter itu juga kerja di instansi swasta or pemerintah. Ya sama ajah dong…
Tetep wae macet….
Ya mudah2-han macet segera teratasi..namanya juga belajar..kalo nggak macet bisa di tularkan ke tempat4 (baca:kota)yg sering macet
mengatasi masalh dengan masalah…
bagaimana orang mau pindah naik bus atau kendaraan umum kalau mereka masih menganggap bahwa mode transportasi sekrang sangat tidak aman dan kurang dalam pelayanannya…
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!



