Quick Count Bikin Kisruh Pilgub Sumsel
Tipisnya selisih hasil penghitungan cepat (quick count) tiga lembaga survey, membuat dua pasang cagub/cawagub saling klaim kemenangan setelah selesai digelar pilkada pemilihan gubernur (pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel). Komisi Pemilihan Umum Daerah Sumsel meminta agar kedua kubu calon gubernur/wakil gubernur Sumsel dan para simpatisannya agar bersabar menunggu hasil penghitungan resmi pada tanggal 14 September 2008.
Imbauan KPUD Sumsel itu dikeluarkan karena ramainya saling klaim antar dua kubu tersebut di surat kabar atas kemenangan mereka berdasarkan quick count. Hal yang membuat kisruh adalah perbedaan hasil quick count dari beberapa lembaga independent.
Hasil quick count Lembaga Survey Indonesia (LSI) dan Lingkar Survey Indonesia (LSI) memenangkan pasangan Alex Nurdin-Edy Yusuf (Aldy) yang diusung Partai Golkar dan Demokrat. Data ini berbeda dengan quick count Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menunjukan hasil sebaliknya, yaitu memenangkan pasangan Syahrial Oesman-Helmi Yahya (Sohe) yang dijagokan PDIP, PKS, PPP.
Artikel Yang Mungkin Berkaitan :D
Comments
One Comment on Quick Count Bikin Kisruh Pilgub Sumsel
-
Jangan Ada Saling Gugat Lagi di Pilkada Jatim | soerdjak on
Fri, 23rd Jan 2009 18:23
[...] Pilkada Jatim memakan waktu yang cukup lama untuk mencari peminpin daerah. Dimulai dari hasil quick count pilkada pertama yang hampir bikin kisruh masyarakat Jatim karena kubu Karsa yang diklaim menang tipis dari pesaingnya kubu Kaji. Kemudian [...]
Tell me what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

