ss_blog_claim=34b0f86655351bd981f4d411f59dc214

Ponari dan Kegagalan Pemerintah

February 11, 2009 by · 16 Comments
Filed under: Indonesia, Opini 

Pasti sudah pada tahu dong berita tentang seorang anak kecil kelas 3 SD yang diklaim banyak orang sebagai dukun yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ponari yang saat ini menyandang titel dukun cilik memang menjadi fenomena tersendiri bagi bangsa Indonesia. Dengan teknik pengobatan yang nyeleneh, yaitu dengan hanya mencelupkan batu ‘khusus’ oleh sang dukun cilik Ponari ke air minum yang telah disiapkan oleh calon pasiennya dan kemudian air itu dimaksudkan untuk diminum oleh si pesakit agar dapat sembuh dari berbagai penyakit. Ribuan orang rela mengantri dengan suasana outdoor yang semrawut berdesak-desakan dengan tujuan mendapatkan pelayanan kesehatan murah dan dipercaya manjur tersebut.

Dukun Cilik Ponari sedang digendong sambil mencelupkan batu ke air pasien

Dukun Cilik Ponari sedang digendong sambil mencelupkan batu ke air pasien

Fenomena dukun cilik Ponari menjadi suatu indikasi kegagalan pemerintah Indonesia dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang murah kepada rakyatnya. Terlepas dari kepercayaan mereka yang berobat kepada dukun cilik Ponari tersebut, jika dilihat dari sebagian besar calon pasien dukun cilik Ponari adalah berasal dari kalangan tidak mampu. Mereka yang jumlahnya ribuan dan mempunyai keterbatasan ekonomi tersebut sebagian telah menyerah terhadap tindakan medis kedokteran yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Sedangkan untuk berobat ke dukun cilik Ponari, si pasien hanya ditarik sumbangan sekedarnya dan iuran parkir yang terbilang relatif murah. Ini sudah menjadi bukti kuat kalau pemerintah Indonesia telah gagal memberikan layanan kesehatan yang bermutu bagus dan murah bagi rakyat miskin.

[Artikel diatas adalah salah satu opini dan tanggapan pribadi saya terhadap keadaan negeri ini. Tanpa ada maksud memojokkan atau memihak salah satu pihak. Saya sendiri berharap negeri ini akan dapat menjadi lebih baik dalam hal melayani rakyatnya.]

Akhirnya Indonesia Ekspor Beras Lagi

February 8, 2009 by · 7 Comments
Filed under: Ekonomi, Opini 

Akhirnya Indonesia kembali akan mengekspor beras. Sudah lama sekali terakhir kali Negara kita melakukan ekspor beras. Soalnya kemarin-kemarin yang ada kita malah impor beras. Beras murah dari pesaing kita datangnya dari Thailand. Thailang memang terkenal sebagai Negara pengekspor beras terbesar di Asia. Indonesia yang luas wilayahnya lebih luas dari Thailand sudah sepantasnya mengambil peran sebagai Negara lumbung padinya asia.

Saya dengar ekspor beras ini akan di koordinir oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Nantinya Bulog akann menunjuk mitra dari perusahaan-perusahaan untuk membantu menjualkan beras Indonesia ke luar negeri. Agak meragukan juga nih kalau dipegang sama Bulog. Soalnya citra institusi buatan jaman orde baru ini terkenal sebagai lumbungnya koruptor Indonesia. Seingat saya dulu para pejabat orde baru menyebut Bulog dengan istilah ‘lahan basah’ alias banyak proyek yang bisa diduitin.

Apalagi pemerintah kali ini akan berencana mengekspor 100 ribu ton beras kualiatas super non- organik ke sejumlah Negara seperti, Jepang, Singapura, Malaysia dan Korea. Pasti akan banyak sekali uang rakyat yang diputar disana, terutama uang petani-petani Indonesia. Semoga saja Bulog sekarang bukan Bulog pada jaman orde baru, tidak ada lagi korupsi disana. Sehingga perekonomian Indonesia dapat sedikit terbantu dari penghasilan ekspor beras kita.

Tingkat Tolerir Melamin Untuk Dikonsumsi

January 15, 2009 by · 2 Comments
Filed under: Berita 

Postingan ini untuk menjawab pertanyaan dari beberapa teman, yang kebanyakan kaum ibu, via email tentang kepastian aman atau tidaknya susu produk Amerika yang mengandung melamin. Pemerintah Indonesia melalui BPOM sebenarnya telah berjanji untuk melakukan penelitian terhadap susu produk Amerika yang beredar di Indonesia. Tapi hingga sekarang belum ada hasilnya.

Yang memberi tanggapan tentang ditemukannya bahan kimia melamin dalam susu produk Amerika oleh FDA (Food and Drug Administration) malahan WHO ( World Health Organization). Organisasi internasional yang mengurusi kesehatan dunia (WHO) ini mengumumkan konsumsi harian yang dapat ditolerir (TDI) melamine, bahan kimia pembuat plastik. Menurut badan PBB tersebut, konsumsi harian yang dapat ditolerir (TDI) bagi melamin mesti dibatasi sebanyak 0,2 miligram per kilogram berat badan. Itu berarti seseorang yang memiliki berat 50 kilogram dapat mentolerir sampai 10 miligram melamin per hari.

Sementara itu, WHO menekankan melamin adalah bahan pencemar yang tak boleh ada di dalam makanan, meskipun kadangkala itu tak terelakkan. Jadi, tingkat “toleransi” melamin yang disebutkan itu tak boleh dipandang sebagai tingkat “aman”, katanya. Menurut beberapa ahli pada pertemuan di Ottawa, yang diprakarsai oleh WHO, bahwa sebenarnya belum dapat ditetapkan untuk menetapkan tingkat seberapa “aman” bagi bahan kimia melamine.

Tetapi, masih mungkin untuk mengatakan orang dapat memakan atau meminum 0,2 miligram melamin per kilogram berat badan. TDI merupakan jumlah bahan pencemar tak terelakkan yang dapat ditolerir di dalam makanan yang dapat dicerna seseorang dengan dasar harian tanpa risiko kesehatan yang nyata. TDI bagi melamin tersebut adalah hasil dari pertemuan tenaga ahli yang diselenggarkan oleh WHO belum lama ini di Ottawa, Kanada. Angka itu lebih rendah daripada TDI yang disarankan sebelumnya bagi melamin oleh sebagian lembaga keselamatan makanan nasional.

Konsumsi harian “cyanuric acid” yang ditolerir, bahan kimia yang berkaitan, adalah 1,5 miligram per kilogram berat badan. Para ahli tersebut mengatakan ketika kedua bahan kimia itu terdapat di dalam makanan, dampaknya kelihatan lebih dari sekadar bahan tambahan.

Pada November lalu, Badan Obat dan Makanan AS (FDA) mendapati bahwa tingkat melamin di bawah 1 per juta, sebagaimana ditemukan di dalam susu formula bayi di Amerika Serikat, AMAN.

Baru-baru ini Uni Eropa juga membuat peraturan untuk melarang  impor produk makanan China yang berdasarkan kedele untuk bayi dan anak kecil, setelah sebelumnya melamin ditemukan di dalam makanan kacang kedele buatan China.

Produk susu China yang tercemar melamin telah menewaskan sedikitnya enam bayi dan membuat hampir 300.000 orang jatuh sakit. Melamin, bahan industri yang digunakan untuk membuat plastik dan pestisida, ditambahkan ke susu yang diberi air karena itu menyerupai protein dalam pemeriksaan kualitas. Entah dimana hati nuraninya sang pelaku tersebut. Semoga bermanfaat ya data-data diatas.

Saling Tuding Akibat Kelangkaan BBM

January 8, 2009 by · 20 Comments
Filed under: Indonesia, Opini 

Baru-baru ini ada kejadian yang membuat saya geli. Ini berkaitan dengan kelangkaan BBM di beberapa daerah di Indonesia dan juga isu penurunan harga premium dan solar. Sebelumnya berkaitan dengan hal ini para pengusaha SPBU dituduh melakukan konspirasi untuk menghentikan atau mengurangi pesanan BBM dari Pertamina karena adanya isu penurunan harga premium dan solar dalam waktu dekat ini. Tetapi kemudia mereka menyangkalnya dengan beralasan bahwa kelangkaan BBM bersubsidi premium dan solar baru-baru ini bukan karena mereka mengurangi stok pesanan dari Pertamina. Tetapi karena pendistribusian yang tidak lancar dari Pertamina sendiri.

Ya, saling tuding dan saling lempar tanggung jawab pun dimulai. Pihak Pertamina melalui pejabat yang berwenangnya pun langsung berdalih keterlambatan pendistribusian BBM dibeberapa daerah terjadi salah satunya karena adanya libur panjang pergantian tahun 2008-2009 kemarin. Sehingga banyak pegawai Pertamina yang libur dengan sekalian mengambil cuti massal. Pertamina juga berdalih bahwa saat ini mereka sedang melakukan perombakan dalam sistem pendistribusian BBM dengan sistem baru.

Pernyataan pejabat Pertamina ini langsung ditanggapi oleh om SBY dengan nada kecewa. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau yang biasa dipanggil SBY mengeluarkan pernyataan yang mengisyaratkan kekecewaaan sekaligus teguran terhadap kinerja Pertamina. “Salah. Tidak ada hari libur kalau mau melayani masyarakat. Bukan berarti harus ngantor. Tak ada excuse seperti itu,” Presiden SBY menegaskan. Beberapa saat kemudian pejabat Pertamina menanggapi imbauan Presiden itu dengan kesan cuek. Pejabat Pertamina ini bilang kalo dia siap diganti dan yang berhak memutuskan itu adalah para pemegang saham. Nah lho, bingung kan? Kok malah jadi ribut sih. Terus BBM nya jadi turun tidak nih? :D

Kok Premiumnya Habis Sih?

January 3, 2009 by surya · 12 Comments
Filed under: Ekonomi, Opini 

Entah kenapa hari ini di beberapa SPBU penjual BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis premium banyak yang kosong. Padahal biasanya di Jakarta jarang sekali terjadi kehabisan stok bensin premium. Di SPBU deket rumah yang biasanya tidak pernah kehabisan stok premiumnya juga kehabisan. Di pintu masuk SPBU tertulis “Bensin Premium Habis”. Waduh, kok premiumnya bisa habis sih? Ada yang borong kah?

Tadinya saya pikir di SPBU dekat rumah saya doang yang habis premiumnya, tapi ternyata saya harus mencari hingga 3 SPBU sampai akhirnya dapet bensin premium. Itupun stoknya tinggal dikit. Untung masih kebagian, soalnya bensin mobil udah tipis banget. Alhamdulillah..

Denger-denger sih katanya harga BBM jenis premium mau turun lagi harganya. Karena saat ini para pengusaha SPBU enggan membeli premium dari pertamina hingga penurunan harga premium terjadi. Soalnya mereka bakalan rugi kalo mereka membeli dengan harga lama tetapi menjual ke konsumen dengan harga baru yang telah turun itu. Tapi masa sih om SBY mo nurunin lagi. Jika berdasarkan harga minyak dunia memang sudah seharusnya harga bensin di Indonesia dibawah lima ribu rupiah alias goceng. Kita tunggu aja deh, kali aja memang beneran turun lagi tuh harga bensinnya. :D

Tahanan KPK Sekarang Wajib Pake Seragam

December 4, 2008 by surya · 20 Comments
Filed under: Indonesia, Opini 

Sudah pernah dengar kan tentang rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menerapkan aturan pemakaian seragam terhadap tahanannya, para koruptor Indonesia. Salah satu alasannya untuk efek jera para koruptor negeri ini dan ‘shock therapy’ bagi orang yang akan melakukan korupsi. Bulan Agustus kemarin sebenarnya KPK sudah memutuskan melalui rapat pimpinan untuk memberlakukan ‘seragam koruptor’ yang akan dipakai oleh tersangka atau terdakwa saat persidangan nanti. Bahkan KPK juga sudah mengumumkan tender untuk pengadaan ‘seragam koruptor’ tersebut senilai 50 juta rupiah. Nantunya tahanan pria akan mendapatkan dua pasang baju, sedangkan tahanan wanita mendapatkan tiga pasang baju. Hmm…penasaran juga seperti apa ya proses tender oleh KPK ini ?!

Nah, lucunya peraturan tentang pemakaian ‘seragam koruptor’ di persidangan ini seharusnya diperkuat oleh penetapan peraturan tersebut sebagai undang-undang, yang berarti harus melalui tangan para anggota dewan terhormat kita, DPR. Tapi sudah bisa ketebak dong hasilnya. Yup, peraturan tentang ‘seragam koruptor’ tersebut ga bisa tembus di DPR. Sepertinya mereka sudah membayangkan ga akan mau mematuhi peraturan (memakai baju tersebut) yang seharusnya mereka sahkan itu. Tidak usah heran, karena sebagian besar tersangka atau terdakwa korupsi berasal dari kalangan anggota dewan terhormat tersebut.

Alhasil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini mewajibkan semua tahanannya mengenakan seragam khusus alias ‘seragam koruptor’ tanpa diperkuat undang-undang. Jadi jika ada tahanan KPK yang menolak mengenakannya di persidangan nanti itu tidak dikenakan sanksi. Jadi keliatan aneh ya nih peraturan, hehehe.

Rupiah dan Dollar

December 2, 2008 by surya · 2 Comments
Filed under: Ekonomi, Indonesia, Opini 

Baru beberapa pekan kemaren kita sempet dikagetkan dengan ditutupnya pasar saham dan modal oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disebabkan oleh penurunan drastis Index Harga Saham Gabungan (IHSG). Kemudian disusul dengan merosotnya nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat yang sekarang tembus Rp. 12 ribu per Dollar AS. Harga minyak dunia yang fluktuatif karena pertumbuhan ekonomi dunia yang lambat. Ini semua merupakan imbas dari krisis ekonomi di Negara Adidaya Amerika Serikat. Negara yang baru saja menentukan Mr.Barack Obama sebagai presiden selanjutnya. Presiden yang akan dibebani tanggung jawab untuk membereskan masalah ekonomi negaranya.

Tapi klo dipikir-pikir lagi seharusnya krisis keuangan dan ekonomi yang terjadi di Negara lain tidak mempengaruhi kelangsungan ekonomi Negara kita. Pangkal masalahnya ada di mata uang Dollar Amerika Serikat. Penggunaan mata uang Dollar sebagai alat tukar bertransaksi dengan perusahaan asing maupun lokal. Bahkan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang notabene perusahaan milik Negara menggunakan Dollar US sebagai mata uang ‘resmi’ pada saat belanja untuk memenuhi kebutuhan BUMN tersebut.

Harapan saya sih semoga Indonesia dapat menentukan kebijakan ekonominya sendiri berdasarkan sumber-sumber yang sudah tersedia di Negara kita yang kaya ini. Tapi bukan berarti bertujuan memutuskan hubungan dengan Negara lain. Hanya saja setidaknya kita dapat berswasembada.

Fenomena Naik Haji dan Korupsi di Indonesia

November 25, 2008 by surya · 21 Comments
Filed under: Indonesia, Islam, Opini, curhat 

Karena bokap sekarang lagi menunaikan ibadah haji saya jadi ingin menulis sedikit tentang ibadah haji. Kali ini saya akan mengulas tentang fenomena ibadah haji yang dilakukan oleh orang Indosesia. Penulisan ini hanya sekedar opini pribadi atau ulasan pribadi dan mungkin akan sangat jauh dari kesempurnaan.

Ibadah haji dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Ini ditandai dengan makin besarnya permintaan untuk menambah quota (batas jumlah) jamaah haji dari tiap-tiap negara. Di Indonesia sendiri umat Islamnya sangat antusias sekali untuk dapat pergi berhaji. Untuk dapat menunaikan ibadah haji calon jamaah haji harus ikut mengantri dengan daftar tunggu yang sangat panjang. Saat ini jika calon jamaah Haji mendaftar pada tahun 2008 maka kemungkinan besar akan berangkat haji pada tahun 2010-2011, bahkan bisa lebih lama lagi. Ini disebabkan oleh minat yang sangat besar dari masyarakat Muslim Indonesia untuk dapat menunaikan rukun Islam yang ke-5.

Fenomena naik haji di Indonesia sangat terkait dengan minat yang besar dari masyarakat Muslin yang merupakan mayoritas di negeri ini, tapi kenapa dengan makin besarnya minat orang Islam Indonesia untuk pergi berhaji juga dibarengi dengan makin besarnya korupsi di negeri ini. Tentang makin menggilanya korupsi jelas terlihat dari kondisi Negara ini yang makin banyaknya jumlah orang miskin dan juga sarana prasarana Negara yang tidak dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Terutama hak para pembayar pajak yang terabaikan.

Semoga fenomena diatas dapat dirubah, dengan bertambahnya minat masyarakat Islam Indonesia untuk menunaikan ibadah Haji juga membuat makin berkurangnya korupsi di negeri ini.

IMF Masuk Lagi ke Indonesia

November 18, 2008 by surya · 17 Comments
Filed under: Opini, curhat 

Waduh, liat judulnya aja udah nyeremin banget. Gimana tidak menakutkan jika benar IMF (International Monetary Fund) akan masuk kembali ikut campur tangan dalam penyelesaian krisis ekonomi di Indonesia maka akan bisa dipastikan Negara ini akan lebih terpuruk lagi. Kenapa tiba-tiba nama IMF (International Monetary Fund)  muncul lagi? Ini karena adanya beberapa hasil ‘obrolan’ tingkat tinggi para empunya negeri di KTT G-20, yang merekomendasikan IMF sebagai ‘dewa penolong’ bagi Negara-negara yang terkena dampak krisis ekonomi global.

Sudah terbukti sepak terjang IMF (International Monetary Fund) di dunia internasional membawa malapetaka untuk Negara yang di ‘tolong’nya. Rusia yang kala itu baru saja terbentuk setelah bubarnya Uni Soviet didatangi IMF dengan iming-iming akan memberesi masalah ekonomi Negara tersebut yang saat itu sedang mangalami krisis. Tapi fakta sejarah membuktikan bahwa IMF malah membuat Rusia lebih terpuruk lebih dalam lagi. Kejadian serupa juga dialami Venezeula. Di negeri yang banyak menghasilkan wanita cantiknya :D untuk diikut sertakan dalam ajang kompetisi ‘wanita cantik sedunia’ :P itu juga mengalami nasib yang sama dengan Rusia.

Penghapusan subsidi, perdagangan bebas dan privatisasi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) adalah ‘metode’ atau ‘jurus’ yang biasa dipaksakan untuk diterapkan di Negara yang memakai jasa IMF (International Monetary Fund). Mereka biasanya meyebutnya dengan restrukturisasi ekonomi ala IMF. Indonesia juga pernah ikut mengalami masa-masa suram ketika IMF ikut campur tangan sesaat setelah krisis ekonomi-keuangan Asia datang menerjang.

Yang didapat oleh Indonesia pun tidak jauh berbeda dengan Negara-negara lain yang telah disinggahi IMF (International Monetary Fund) lebih dulu. Harga barang tinggi (termasuk BBM ga ya?!), daya beli masyarakat rendah dan bank tidak mau mengucurkan kreditnya, sementara pasar bebas malah membuat pasar Indonesia terpuruk. Cara, metode, resep, jurus atau apapun namanya yang telah diterapkan di negeri ini terbukti gagal, dan berujung pada jatuhnya Rezim Orde Baru pimpinan Soeharto.

Semoga pemerintah Indonesia sekarang dapat lebih bijak lagi dalam menyikapi krisis ekonomi global saat ini. Jangan terpaku pada keputusan KTT G-20 yang mungkin tidak baik diterapkan di Indonesia. Dan sangat mungkin jika hasil KTT G-20 tersebut hanya akan membuat untung beberapa Negara anggotanya. Intinya sih jangan sampe deh kecebur kolam dua kali berturut-turut. :(

[ permisi-permisi; gambar diambil dari http://www.celsias.com/article/imf-lies/ ]

Karsa Menang Tipis di Jatim

November 12, 2008 by surya · 20 Comments
Filed under: Berita, Indonesia, software 

Akhirnya terjawab sudah siapa yang akan menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur mendatang. Hasil akhir hitung manual pilkada Jatim oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengumumkan pasangan Sukarwo dan Safullah Yusuf (Karsa) keluar sebagai pemenang dengan perolehan 7.729.944 suara. Sedangkan pasangan Khofifah Indar Parawangsa dan Mujiono (Kaji) memperoleh 7.699.721 suara. Pasangan Karsa menang tipis kurang dari satu persen atas lawannya Kaji.

Padahal hasil hitung cepat (quick count) berbagai lembaga survey independent sebelumnya mengumumkan pasangan Kaji menang tipis atas Karsa dengan selisih satu persen juga. Hasil ini berbanding terbalik dengan hasil hitung manual (rekapitulasi) KPU Jatim.

Jadi sudah bisa ditebak dong pasti bakalan ada sanggahan dari pihak yang kalah. Saya kira ini wajar dilakukan, asal sanggahan atau penolakan atas keputusan tersebut masih dalam koridor persatuan dan kesatuan. Tidak adanya usaha saling mengerahkan massa yang sudah pasti akan berujung pada anarkis. Siapapun yang nantinya akan memimpin Jawa Timur sudah semestinya masyarakat Indonesia, khususya Jawa Timur mendukung dan memberikan arahan kepada calon pemimpin daerah mereka untuk kemajuan dan kesejahteraan mereka juga.

Next Page »