Hillary Clinton Dilempari Sepatu?
Berita tentang kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton ke Indonesia telah menjadi sorotan publik saat ini. Bagaimana tidak, Amerika Serikat adalah Negara yang tindak tanduknya di dunia internasional selalu mengundang kontroversial. Pro-kontra terhadap kebijakan-kebijakan Negara adikuasa tersebut telah menyebar di seluruh dunia. Dan sebagian besar dari sikap dan perilaku Negara yang sulit ‘ditaklukan’ tersebut akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup Negara lain.

Muntazhar Al Zaidi
Kebijakan invasi ekonomi dan militer atas nama perdamaian dan penangkapan teroris diseluruh dunia telah mengakibatkan duka ditanah yang dijajahnya tersebut. Kemarahan dan kebencian penduduk dunia terhadap para pemimpin Amerika Serikat tersebut bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Dari unjuk rasa hingga pelemparan sepatu. Seperti yang telah dilakukan Muntazhar Al Zaidi, wartawan Irak yang telah berani melempar sepatu ke arah Bush, orang nomor satunya AS pada saat itu.
Pergantian kursi kepresidenan Amerika Serikat dari Goerge W Bush ke Barack Obama kemarin sepertinya belum merubah banyak opini masyarakat dunia terhadap AS. Saat ini kunjugan Menlu AS Hillary Clinton ke Indonesia juga telah banyak menuai banyak opini yang bervariasi. Salah satunya adalah pendapat yang mempertanyakan apakah Hillary akan dilempari sepatu juga seperti kejadian di Irak? Dan pelemparan sepatu terhadap Hillary Clinton kemungkinan besar terjadi pada saat jumpa pers. Kira-kira wartawan Indonesia ada yang seberani Muntazhar Al Zaidi tidak ya? Kita tunggu saja deh berita dari media-media nanti.
Tentara Israel Pantas Dapat Medali Kehormatan
Tentara zionis Israel yang pada invasinya kemarin ke kota Gaza-Palestina telah membunuh 1.330 lebih warga Gaza, diusulkan untuk mendapat medali kehormatan. Perlu diingat bahwa sebagian besar dari penduduk Palestina yang tewas tersebut terdiri dari warga sipil, anak-anak dan juga wanita. Tapi duka di tanah Palestina tersebut sama sekali tidak membuat Israel merasa bersalah. Bahkan yang lebih edannya lagi, ada seorang Diplomat senior Israel yang mengusulkan agar para tentara Israel yang telah ikut membantai ribuan warga Palestina kemarin diberi medali kehormatan.
Dan Gillerman, seorang Dilplomat senior Israel yang juga telah melakukan pembelaan terhadap para tentara Israel yang telah ikut melibatkan diri di perang Gaza. Dan dia juga menolak jika tentara zionis Israel diseret ke Mahkamah Kejahatan Internasional.
Memang benar jika dikatakan bahwa Israel tidak pernah mau peduli terhadap desakan internasional. Jadi sangat wajar jika Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, memberikan pernyataan bahwa Israel Negara egois yang tidak pernah mau mendengarkan siapapun.


